ALANGKAH
Alangkah naifnya para penguasa
memegang tahta bak mainan di tangannya
Alangkah dzolimnya para penguasa
pelayan yang merasa diri sang raja
alangkah dhoifnya para raja
meminta rakyat kepadanya berdatang sembah
Alangkah dungunya
Alangkah labilnya
Esokkah itu, kehancurannya??
Pelatihan SBH,
22 Mei 2007
WELLCOME TO MY GALLERY
Puisi-puisi ini adalah persembahan dari segala yang terdapat pada diri saya. Mungkin bukan untuk dimengerti, tapi saya lebih berharap untuk dapat dinikmati. Oleh siapapun.
Senin, 16 Maret 2009
Allahkah itu...
Tadi pagi tiba-tiba aku disentak oleh sesuatu
katanya aku bukanlah diriku
Aku berbicara tapi bukan dengan lidahku
Aku menatap tapi bukan mataku
Aku mendengar tapi bukan hak-ku
Aku bersikap bukan dengan pribadiku
dia bertanya
hendak menjadi siapa kamu?
aku terhenyak, tergugu
Oh!
Allahkah itu...
22 Mei 2007
Tadi pagi tiba-tiba aku disentak oleh sesuatu
katanya aku bukanlah diriku
Aku berbicara tapi bukan dengan lidahku
Aku menatap tapi bukan mataku
Aku mendengar tapi bukan hak-ku
Aku bersikap bukan dengan pribadiku
dia bertanya
hendak menjadi siapa kamu?
aku terhenyak, tergugu
Oh!
Allahkah itu...
22 Mei 2007
Langganan:
Postingan (Atom)
